Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 27-08-2010
Watch Online The Suite Life on Deck Season 3 Episode 7 at 08:30 pm Friday August 27th, 2010 on Disney Episode Tittle : Computer Date Episode Summary :  Arwin installs a robot on the ship that controls everything, but things go awry when the robot develops human-like feelings for Cody. Meanwhile, Zack tutors Woody and [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online The Suite Life on Deck Season 3 Episode 7

Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 27-08-2010
Watch Online Eureka Season 4 Episode 8 at 09:00 pm Friday August 27th, 2010 on SyFy Episode Tittle : The Ex-files Episode Summary : Eureka’s citizens face the return of people from the past; Global Dynamics tests a new device. Post from: ardhindie.comWatch Online Eureka Season 4 Episode 8 for Free

Post from: ardhindie.com

Watch Online Eureka Season 4 Episode 8 for Free

Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 27-08-2010
Watch Online The Pillars Of The Earth Season 1 Finale at 11:00 pm Friday August 27th, 2010 on Starz Episode Tittle : The Work Of Angels Episode Summary : In the series finale, Jack’s journeys lead to a discovery of how to make Tom Builder’s vision of a light-filled cathedral a reality. Elsewhere, the Hamleighs [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online The Pillars Of The Earth Season 1 Finale Episode 8

Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by YASER Oleh 27-08-2010
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (Q.S Al-Baqarah: 43)
Disadari atau tidak, selama delapan ratus tahun kehadiran Islam di bumi Indonesia telah menorehkan prasasti tersendiri dalam pengamalan rukun-rukun Islam. Sebagai bukti, bila kita membicarakan shalat, maka kita dapat melihat betapa megahnya masjid-masjid berdiri di seluruh penjuru negeri; Bila membahas puasa, maka coba perhatikan kesibukan setiap keluarga mempersiapkan hidangan berbuka yang terlayani oleh hadirnya pasar juadah khusus di bulan Ramadhan; Untuk ibadah haji, antusiasme besar masyarakat terlihat kala mengantar sanak keluarganya berangkat ke tanah suci, hingga fenomena sebutan “Pak Haji” dan “Bu Haji” yang hanya terjadi di Indonesia. Namun untuk zakat, nyaris tak ada yang dapat kita bahas mengenai penerapannya apalagi bila membicarakan potensinya.

Kewajiban zakat, terutama zakat mal (harta), seolah terlupakan dan hanya menjadi penghias kajian-kajian keagamaan. Padahal zakat menjadi salah satu pondasi yang penting dalam Islam. Begitu pentingnya zakat, tak kurang dari 27 ayat dalam Al-Quran menyandingkan zakat dengan shalat. Hal ini menunjukkan kesetaraan antara shalat dan zakat. Bila tidak berzakat, pada hakikatnya belum sempurnalah shalat. Tunaikan kewajiban vertikal, tapi jangan lupa kanan kiri, kewajiban horizontal.

Menurut laporan “The State of Food Insecurity in the World”, angka penduduk kelaparan di dunia tumbuh signifikan pada dekade terakhir, setelah mengalami penurunan jumlah di tahun 90-an. Jumlah orang yang menderita karena kelaparan diproyeksikan akan mencapai jumlah tertinggi dalam sejarah, menurut perkiraan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pemicu terbesar yang mengakibatkan 1,02 milyar orang kelaparan bukan disebabkan oleh minimnya hasil panen tetapi disebabkan oleh krisis ekonomi dunia yang berdampak pada rendahnya pendapatan dan meningkatnya pengangguran.

Potret serupa terjadi di Indonesia, kasus busung lapar yang menyerang anak-anak balita mencapai angka delapan persen. Badan Pusat Statistik memproyeksikan pada tahun 2005, jumlah anak usia 0-4 tahun mencapai 20,87 juta. Artinya, ada sekitar 1,67 juta jiwa anak balita yang menderita busung lapar.

Dari angka-angka di atas, bisakah kita mengklaim betapa miskinnya mayoritas penduduk Indonesia. Saya katakan: Tidak! Mengapa? Tahun lalu, pada shopping season Juni 2005 di Singapura, penduduk Indonesia menempatkan diri pada posisi “terhormat” sebagai pembelanja terbesar dengan nilai transaksi lebih dari Rp 1 Trilyun. Rekor ini menjungkalkan negara-negara maju dengan pendapatan perkapita selangit.
Mau contoh lainnya, vendor-vendor HP kerap meluncurkan produk premium untuk pasar Indonesia terlebih dahulu. Juga lihatlah, mal-mal kian menjamur dan jalan-jalan ibukota seperti showroom mobil mewah terbesar di dunia. Terlihat betapa “dermawannya” penduduk Indonesia saat menggelontorkan uangnya untuk kebutuhan tersier yang bernama gaya hidup, prestise dan kemewahan.
Ironi memang bila membandingkan betapa banyaknya orang yang menghabiskan duit jutaan rupiah untuk sekali makan siang, sedangkan di sudut lainnya terlihat betapa susahnya orang berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi; Begitu banyaknya orang yang menggelontorkan duit jutaan rupiah untuk membeli parfum berkelas, namun tak jarang kita melihat anak-anak putus sekolah karena tidak mampu melunasi ribuan rupiah iuran SPP, bahkan ada yang dengan mudahnya bunuh diri!

Dari potret yang miris tersebut, terbayang nyata keutamaan zakat sebagai solusi. Zakat merupakan instrumen orang-orang kaya untuk membantu mengatasi kebutuhan asasi orang-orang miskin. Zakat juga berfungsi menjaga keseimbangan kehidupan. Memutus kesenjangan ekonomi itulah yang menjadi salah satu hikmah dari kewajiban berzakat.

Menurut penelitian Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Islam Negeri Jakarta tahun 2005, bahwa potensi zakat di Indonesia mencapai 19,3 Trilyun. Jika angka tersebut tercapai, kita dapat melihat betapa banyak kaum dhuafa yang terbantu, anak-anak miskin yang menenteng tas sekolah, orang-orang miskin yang terbebas dari kelaparan, dan rumah sakit yang melayani orang-orang tidak mampu. Mereka dapat menikmati itu semua melalui sekolah-sekolah gratis dan rumah sakit-rumah sakit gratis, khusus untuk fakir miskin.

Tentu saja hal itu dapat terpenuhi bila zakat dikelola secara profesional melalui Badan atau Lembaga. Saat ini potensi zakat yang sangat besar itu belum optimal pengelolaannya. Salah satunya ialah karena masih kecilnya zakat yang dibayarkan melalui lembaga (amil), hanya 15 % muzakki yang membayarkan zakatnya melalui lembaga (PIRAC, 2005).

Rasulullah bersabda, “Tak mungkin seorang muslim kelaparan dan telanjang kalau bukan karena kebakhilan muslim yang kaya.” Bila kita menghikmati dan menghayati pesan tersebut, kita akan memahami bahwa dalam setiap uang yang kita terima ada hak orang lain. Saat kita ringan membelanjakan jutaan rupiah untuk memenuhi kebutuhan tersier, kita diingatkan untuk melirik kebutuhan primer fakir miskin. Akhirnya, zakat tidak lagi menjadi kewajiban yang berat untuk ditunaikan tapi menjadi investasi akhirat yang menyempurnakan berkah dari rizki yang diterima. Hingga kita lirih berucap: “Ternyata zakat itu ringan.” Semoga.

List LAZ:
- Dompet Dhuafa
- Rumah Zakat
- Pos Keadilan Peduli Umat
- Baitul Maal Hidayatullah (BMH)
- dan lainnya.

---------------
maaf, repost gan! (Pontianak Post, 15 Oktober 2006/ 22 Ramadhan 1427 H)
image: http://www.pontianakpost.com/uploads/berita/dir17092008/img1709200859541.jpg
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak, West Borneo) by Asep Haryono Oleh 27-08-2010
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by motosuki Oleh 27-08-2010
Sudah sejak lama aku mencari arti dari nama Yudhi yang ada di namaku, Yudhiarma. Kenapa demikian? Aku sering sekali ditanya apa artinya, sedangkan aku tidak tahu. Memang rata-rata nama yang diberikan kepada anak memiliki arti tersendiri.

Pemberian namaku juga berdasarkan nama kedua orangtuaku. Arma dalam namaku berasal dari inisial kedua orangtua ku, Abdul Rasyid dan Maria ulfah. Tidak dipisahkan dari nama untukku, Yudhi. Ntah kenapa tidak dipisah. Aku lupa menanyakannya ketika ayahku masih ada. Ibuku tidak bisa memberikan jawaban yang lengkap selain inisial nama tadi.

Aku menduga nama Yudhi diambil dari Yudhistira, salah satu dari pandawa lima. Aku sendiri tak tahu bagaimanakah kisah pandawa lima itu sendiri, dan aku juga ragu kedua orang tua ku mengerti karena mereka bukan orang jawa atau india, dan aku rasa mereka berdua tidak begitu tertarik dengan literatur pewayangan. Aku juga pernah menduga Yudhi merupakan bentuk feminim dari Yudha, yang artinya perang.

Setelah 30 tahun lebih, akhirnya aku memutuskan untuk meng-Google arti namaku. Lama juga sampai akhirnya ketemukan tulisan tentang Pandawa lima di website tentang Veda yang menulis bahwa Yudhi berarti battle / pertempuran. Sepertinya memang tidak jauh berbeda dari dugaanku sebelumnya, berasal dari kata Yudhistira dan Yudha. Mungkin juga pemilihan nama Yudhi ini terkait dengan posisi ku sebagai anak pertama. Yudhistira sendiri adalah anak pertama.

Walaupun namaku berarti pertempuran atau perang, bukan berarti aku suka bertempur loh. Peace peace.. cinta damai :D Seperti halnya Yudhistira yang cinta damai, sabar dan adil (tapi aku kayaknya ga sebaik itu deh :p).

Ada yang sedikit menggelitik kalo arti nama ku digabungkan. Ternyata artinya adalah pertempuran dari kedua orangtua ku. Hahahahaha... ada-ada saja :)


referensi :
http://veda.sakthifoundation.org/symbol.htm
http://forum.detik.com/showthread.php?t=891
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20091130225213AADArF8
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 27-08-2010
Malaysia Perlu Diberi Shock TherapyJAKARTA — Langkah tegas dan berani dalam menghadapi sikap dan perlakuan Malaysia, yang kerap melecehkan dan merendahkan Indonesia, harus segera direalisasikan sebagai bentuk terapi kejut atau shock therapy bagi negara tersebut.

Soal pilihan langkah tegas, hal itu bisa dimulai dengan mendesak Pemerintah Malaysia meminta maaf secara resmi. Jika menolak, maka Pemerintah Indonesia bisa mengambil langkah keras lanjutan dengan menurunkan status hubungan diplomatik kedua negara atau bahkan sampai memutusnya.

Sejumlah pendapat itu disampaikan dosen Hubungan Internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Andi Widjojanto, dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti, Kamis (26/8/2010), saat keduanya dihubungi per telepon.

"Sekarang ini mumpung isunya masih seputar masalah kecil yang sifatnya teknis, makanya harus bisa bersikap tegas. Tujuannya untuk menaikkan tingkat ketegangan sebagai terapi kejut. Supaya semua sadar, hubungan kita dan Malaysia selama ini bukannya tanpa masalah. Katanya serumpun, tapi kok banyak persoalan begini?" ujar Andi.

Andi lebih lanjut juga mengkritik jawaban Menlu Marty Natalegawa di depan rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR Rabu kemarin. Kala itu, Menlu mengkhawatirkan langkah keras Indonesia hanya akan berdampak memperumit persoalan.

"Marty mengaku khawatir pemutusan hubungan diplomatik bisa sangat menyulitkan TKI yang bekerja di negara jiran itu. Kalau cara berpikirnya masih begitu, sama artinya kemampuan diplomasi kita masih mentah. Jangan setiap ada masalah kecil selalu disingkirkan dan disembunyikan begitu saja ke bawah karpet. Idealnya selesaikan saja langsung. Berkonflik kan tidak harus bermusuhan. Lagi pula, kedua negara pasti sama-sama punya kepentingan bersama," ujar Andi.

Secara terpisah, Ikrar menilai langkah tegas penurunan status hubungan diplomatik bisa menjadi langkah tepat. Hal itu terasa lebih karena Indonesia menurutnya sudah pernah punya pengalaman menarik duta besarnya dari negara lain, dalam hal ini Australia, saat hubungan kedua negara memanas pasca-lepasnya Timor Timur (sekarang Timor Leste).

Dalam pernyataan tertulisnya, Guru Besar Fakultas Hukum UI, Hikmahanto Juwana, meminta pemerintah mengagendakan dua hal dalam pertemuan perundingan wilayah perbatasan dengan Malaysia yang rencananya digelar pada 6 September mendatang.

Ada dua hal penting yang menurutnya harus diklarifikasi pemerintah Malaysia. Kedua hal itu antara lain soal penentuan koordinat pasti lokasi penangkapan nelayan Malaysia oleh Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia dan soal alasan otoritas Malaysia memperlakukan ketiga petugas KKP seolah pelaku kejahatan. Dari sana kemudian bisa disepakati langkah lanjutan yang harus diambil oleh kedua negara secara mendasar.

Tidak hanya itu, publik kedua negara juga bisa memperoleh informasi rinci atas dua isu yang selama ini menjadi sumber sengketa dan persoalan sehingga semua pihak bisa sama-sama paham sesuai fakta dan bukti yang valid.

Menurut Hikmahanto, publik jangan terus dibiarkan berspekulasi sehingga yang muncul kemudian hanyalah sikap emosional ketimbang penggunaan akal sehat. "Kalau dalam pertemuan 6 September nanti hanya dibahas masalah perbatasan, hal itu diyakininya hanya akan menjadi hal yang sia-sia, apalagi mengingat kedua belah pihak pasti tidak akan mundur sejengkal pun," katanya.

Sumber: Kompas (26 Agustus 2010) Borneo
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 27-08-2010
Ada Bukti Malaysia Babat Hutan KitaBANJARMASIN — Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mencurigai salah satu perusahaan Malaysia melakukan perambahan hutan di perbatasan Kalimantan Barat dengan negeri jiran tersebut.

Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil inspeksi dan pemantauan udara yang dilakukannya sekitar tiga bulan lalu. Mantan Pembantu Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, ini tercengang ketika melihat jalan yang berkelok-kelok di tengah hutan yang berstatus hutan lindung tersebut.

"Kami juga heran, kenapa hutan lindung, kok, ada aktivitas penebangan. Informasi yang kami peroleh, penebangan itu dilakukan perusahaan Malaysia," katanya seusai menjadi keynote speaker sosialisasi UU No 32 Tahun 2009 di Hotel Arum Kalimantan, Rabu (25/8/2010).

Sayangnya, dia tidak mau menyebut perusahaan yang membabat hutan kita itu. Soalnya, data detail tentang perusahaan tersebut sedang diburu jajaran Kementerian Kehutanan.

Bahkan, Hatta juga menduga kerusakan hutan di beberapa daerah perbatasan, khususnya di wilayah Kaltim dan Kalbar tersebut, dilakukan perusahaan asing dari negara tetangga.

Disinggung adanya keterlibatan oknum aparat di wilayah perbatasan, Hatta menjawabnya diplomatis. Menurutnya, jika tidak ada izin masuk dari petugas, perusahaan tersebut tidak bisa masuk ke wilayah tersebut.

"Logikanya, mana mungkin perusahaan asing bisa masuk kalau tidak ada izin dari petugas," cetusnya.

Sementara itu, Deputi V Bidang Penataan Kementerian LH Ilyas Asad menambahkan, perambahan hutan di Kalbar dan beberapa daerah perbatasan dilakukan perusahaan berskala besar.

Sebab, jalan yang dibuat di dalam hutan tersebut jaraknya sangat jauh. Dengan demikian, tidak mungkin jalur tersebut dibuat dengan alat manual yang dimiliki masyarakat sekitar.

Selain itu, lanjut dia, pohon yang dilakukan penebangan jumlahnya juga banyak. Hal itu semakin menguatkan bahwa perambahan hutan tersebut dilakukan perusahaan berskala besar.

"Kalau masyarakat sekitar paling menebangnya tiga pohon saja, dan tidak mungkin membuat jalan yang cukup bagus di tengah hutan," paparnya.

Sumber: Kompas (26 Agustus 2010) Borneo
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 27-08-2010
Ada Upaya Malaysia Lemahkan IndonesiaPONTIANAK — Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dan Kerja Sama Kalimantan Barat melihat ada upaya Malaysia melemahkan ekonomi Indonesia. Tujuannya agar Malaysia tetap bisa menggunakan tenaga kerja asal Indonesia dengan upah murah karena ketiadaan kesempatan kerja di Indonesia.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dan Kerja Sama (BPKPK) Kalimantan Barat Robert Nusanto mengatakan, upaya itu terlihat dari arogansi aparat Malaysia dalam berbagai kasus, termasuk di Kalbar. "Provokasi terakhir jelas terlihat pada kasus penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Di Kalimantan Barat, kasus pembabatan hutan dan penelantaran tenaga kerja bisa menjadi contoh," kata Robert.

Robert mengatakan, provokasi-provokasi itu dilakukan untuk membuat Indonesia sibuk sehingga tidak memiliki waktu memikirkan kemajuan ekonomi. "Kalau ekonomi kita tumbuh, Malaysia terancam karena TKI akan pulang dan bekerja di Indonesia," tutur Robert.

Sebelum menjadi Kepala BPKPK, Robert pernah menjadi Kepala Bidang Tenaga Kerja di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. "Hampir setiap pekan saya harus mengurus para TKI yang kabur dengan hanya pakaian di badan karena dikejar-kejar polisi Malaysia," kata Robert.

Setelah ditelusuri, para TKI itu masuk ke Malaysia secara ilegal. Walau bekerja ilegal, kedatangan para TKI adalah karena pesanan perusahaan-perusahaan Malaysia. Status ilegal itu akan dipakai sebagai sarana menipu TKI.

Pengusaha hubungi polisi

"Ketika masuk ke Malaysia dan mulai bekerja, gaji mereka dibayar hanya setengah dari yang dijanjikan. Setelah kontrak kerja berakhir, sisa gaji akan dibayarkan hanya untuk ongkos pulang kampung. Namun, satu bulan sebelum masa kontrak kerja berakhir, para pengusaha menghubungi polisi dan menyatakan bahwa di wilayah usahanya ada para TKI ilegal. Ketimbang ditangkap, ya para TKI itu memilih kabur," tutur Robert.

Ironisnya, sejak Pemerintah Indonesia menghentikan sementara penempatan TKI informal sektor domestik ke Malaysia 25 Juni 2009, jumlah TKI ilegal terus meningkat. Ketua Himpunan Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Indonesia Yunus M Yamani mengatakan, pemerintah telah gagal menghentikan penempatan TKI ke Malaysia. (AHA/HAM)

Sumber: Kompas (26 Agustus 2010) Borneo
Aug
27
Posted on 27-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 27-08-2010
Din: Malaysia Itu Arogan dan seperti OKBJAKARTA — Sikap Pemerintah Malaysia yang selalu mengedepankan "saudara serumpun" dinilai hanya kamuflase. Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memandang, Malaysia menunjukkan sikap yang superior terhadap Indonesia. Ancaman imbauan larangan bepergian ke Indonesia adalah salah satu contohnya.

"Malaysia harus sadar, sikapnya terhadap Indonesia arogan, bukan sikap positif dan bersahabat. Malaysia jangan pandang remeh dengan Indonesia, apalagi menampilkan sikap seperti OKB, orang kaya baru," ujarnya.

Din menegaskan, sikap Malaysia yang meremehkan Indonesia akan merugikan negara itu sendiri. "Indonesia ini negara besar dan kaya raya. Dari kasus terakhir, dengan kasus penangkapan dan pembebasan petugas KKP, seyogyanya tidak jadi faktor pertentangan di antara kedua negara dan bangsa," kata Din.

Sumber: Kompas (26 Agustus 2010) Borneo
Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 26-08-2010
Wiranto: Harus Berani Hadapi Malaysia!JAKARTA — Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mengimbau kepada pemerintah untuk bertindak berani, tegas, dan bijak dalam menghadapi Malaysia saat ini dalam rangka menjalankan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

"Dalam menghadapi itu semua, keputusan yang diambil pemerintah harus berani, tegas, dan bijak. Bila tidak seperti itu, nanti kita bisa takut menangkap nelayan-nelayan asing yang masuk perairan kita. Untuk itu saya desak pemerintah," kata Wiranto saat ditemui di Sekretariat Partai Hanura, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (26/8/2010).

Tidak hanya itu, ia pun mengimbau kepada pemerintah untuk senantiasa menggunakan hati nurani dalam menjalankan tugasnya dalam rangka menjalankan amanat UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta memajukan kesejahteraan.

"Saya mendorong dan mengajak pemerintah melaksanakan amanat yang dipercayakan dari rakyat serta Allah untuk membangun kesejahteraan, juga di bidang hukum supaya mendapat keadilan sebagaimana yang diamanatkan pendahulu kita dalam UUD 1945," ungkapnya.

Menurut Wiranto, sebenarnya Indonesia tidak perlu takut menghadapi Malaysia karena Malaysia memiliki ketergantungan kepada Indonesia. Hampir 2 juta warga negara Indonesia bekerja di sana. "Pembangunan Malaysia pun tergantung dari kita. Kekuatan tenaga kerja Indonesia yang menghasilkan keuntungan bagi Malaysia itu sangat diperlukan. Jangan sampai mereka disia-siakan," katanya. (Tribunnews/Adi Suhendi)

Sumber: Kompas (26 Agustus 2010) Borneo
Aug
26
Watch Indianapolis Colts vs Green Bay Packers Live Streaming Online at 8:00 PM ET, August 26, 2010 from Lambeau Field, Green Bay, WI Well, Colts vs Packers will broadcast on ESPN at 8:00 pm ET, Click the Watch Online Button to get full HD Video Streaming. NFL pre-season 2010 started the second week in Toronto, [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Indianapolis Colts vs Green Bay Packers NFL Preseason 2010 games live online

Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 26-08-2010
Watch Jersey Shore Season 2 Episode 5 online at 10:00 pm Thursday August 26th, 2010 on MTV Episode Tittle : The Letter Episode Summary : Sammi finds the “anonymous” letter from the girls and once again decides she’s done with Ronnie. Meanwhile, Mike, Vinny and Pauly try to juggle four girls in one night. Post [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online Jersey Shore Season 2 Episode 5 for Free

Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 26-08-2010
Watch Royal Pains Season 2 Episode 12 at 10:00 pm Thursday August 26th, 2010 on USA Episode Tittle : Open Up Your Yenta Mouth And Say Ah Episode Summary : Hank treats a chatty socialite who disappears before he can diagnose her. Meanwhile, Divya is called to Adam’s estate and finds herself surprised at how [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online Royal Pains Season 2 Episode 12 for Free

Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 26-08-2010
Watch Online Rookie Blue Episode 10 at 09:00 pm Thursday August 26th, 2010 on ABC Episode Tittle : “Big Nickel” Episode Summary : An inmate escapes during a prisoner transport. Gail and Dov try to help a man with amnesia. Traci and Chris help reconstruct notes missing from a court case. Post from: ardhindie.comWatch Online [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online Rookie Blue Episode 10 Free Video

Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Pontianak) by rizko Oleh 26-08-2010
Watch Burn Notice Season 4 Episode 12 at 09:00 pm Thursday August 26th, 2010 on USA Episode Tittle : Guilty As Charged Episode Summary : Fiona attempts to find Jesse and convince him to meet with Michael. Meanwhile, Michael helps a criminal defense attorney rescue his daughter after she is kidnapped by one of his [...]

Post from: ardhindie.com

Watch Online Burn Notice Season 4 Episode 12 for Free

Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Sakit yang diderita Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri pekan lalu (Jumat, 13/8) masih menjadi misteri dan memunculkan sejumlah spekulasi yang kalau dibiarkan bisa bergerak kemana-mana. Untunglah, belakangan diperoleh informasi yang mendekati kepastian mengenai hal ini. Jumat pekan lalu serahterima jabatan Kapolda gagal digelar karena Jenderal BHD tak datang. Seperti Jenderal BHD, Wakapolri


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Spekulasi baru merebak. Ayah dan ibu Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama diduga kuat memiliki hubungan dengan Central Intelligent Agency (CIA). Adalah peneliti dan penulis berkebangsaan Amerika Serikat, Wayne Madsen, dalam Wayne Madsen Reports (WMR) yang baru-baru ini mengungkap berbagai informasi yang dimilikinya mengenai keterkaitan antara keluarga Obama dengan CIA. Menurut informasi


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Keinginan Toyib (bukan nama sebenarnya) untuk mempertahankan biduk rumah tangganya, gagal. Pasalnya, istri yang selama ini selalu dilayaninya malah mengajukan gugatan cerai. Jelas, Toyib tak terima. Pria ini tetap mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Toyib tak menduga, istri yang dicintainya itu tega menggugatnya di Pengadilan Agama (PA) Batam. Karena selama ini, biduk rumah tangganya


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Warga Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo awal Agustus lalu mendadak dihebohkan dengan kehadiran kelelawar. Tentu saja ini bukan Vampir, kelelawar penghisap darah, yang menghisap darah warga wilayah itu. Kehebohan terjadi karena salah satu warga, Qobid Kohfi Zamani, 18 tahun, berhasil menangkap seekor kelelawar yang singgah di rumah Darmo, 80 tahun. Melihat ada


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Diar A. Oleh 26-08-2010
Semua orang, termasuk saya, menyukai (bahkan memuja) kepraktisan. Mulai dari kepraktisan dalam berkomunikasi (via telepon selular, online chat, serta media sosial seperti Facebook dan Twitter) hingga kepraktisan dalam merawat kebersihan dan kesehatan tubuh (tablet atau kapsul vitamin instan, sabun untuk tubuh dengan berbagai jenis dan aroma, sampo untuk berbagai macam jenis rambut, sabun untuk berbagai jenis kulit wajah, pelembap bibir, losion untuk tubuh, dan masih banyak lagi).

Ketergantungan Manusia Pada Produk Kimiawi

Dalam merawat anggota tubuh, tanpa kita betul-betul menyadarinya, betapa kita telah lama bergantung pada banyak sekali bahan kimiawi (yang nama-namanya bahkan sulit kita eja dan lafalkan -- coba periksa label produk perawatan Anda) yang terkandung dalam berbagai produk perawatan yang kita beli dan gunakan, termasuk kimiawi kosmetika yang diduga berbahaya dan berisiko memicu munculnya penyakit kanker. Bahkan sebuah perusahaan kosmetika di Amerika Serikat, yang mengaku sebagai perusahaan yang hanya menggunakan bahan-bahan alami dalam produknya, pada akhirnya ketahuan memproduksi pewarna bibir yang mengandung timbal yang membahayakan kesehatan manusia.

Secanggih-canggihnya teknologi, seberapapun modern dan praktisnya dunia kita saat ini, dan sebagus-bagusnya suatu produk perawatan, tetap saja yang namanya produk alami jauh lebih baik daripada produk kimiawi. Kita tidak perlu melakukan hal drastis dengan langsung membuang semua produk perawatan tubuh yang kita gunakan dan menggantinya dengan daun-daunan, misalnya (kalau memang daun-daunan bisa merawat tubuh kita, karena saya sendiri belum tahu). Cukup lakukan eksperimen-eksperimen sederhana dan kurangi asupan kimiawi dengan mengurangi produk kimiawi bersangkutan.

Eksperimen dengan Pisang untuk Mencerahkan Kulit Wajah

Dulu, bahkan semenjak masih remaja, saya hanya mau membersihkan wajah dengan sabun yang memang khusus untuk wajah. Seiring usia dan tingkat ekonomi, saya mencoba berhemat dengan hanya menggunakan sabun biasa untuk tubuh (karena saya merasa sabun khusus wajah dan sabun untuk badan sama saja efeknya untuk kulit saya -- kulit wajah saya tetap berminyak dan terlihat agak kusam).

Seiring bertambahnya kesadaran saya untuk hidup sederhana dan alami (dan tidak hanya sekadar berhemat dalam hal pengeluaran), saya mulai mencari dan menyimpan artikel-artikel tentang perawatan tubuh dan wajah secara alami. Apa yang terjadi? Ujung-ujungnya saya hanya mencari dan menyimpan artikel-artikel tersebut, tapi tidak pernah mempraktikkannya. Hingga suatu hari saya sadar bahwa sudah waktunya untuk mulai beraksi.

Foto oleh Diar A.

Tepat pada 24 Agustus 2010 malam saya mulai mencoba salah satu resep alami untuk melembutkan dan mencerahkan kulit wajah yang saya temukan di situs eHow. Berhubung saat itu di rumah sedang tersedia pisang, tapi tidak ada madu dan ketimun, maka saya coba-coba saja lanjut dengan pisang semata.

Menurut penulis artikel di atas, Clark Sarullo, pisang mengandung vitamin A yang mampu mengatur keseimbangan dari kelembapan kulit. Dan seperti madu, pisang juga kaya akan potasium yang dapat membersihkan dan mencerahkan kulit. Selain untuk bagian luar tubuh, pisang juga sangat bermanfaat bagi kesehatan bagian dalam tubuh manusia. Baca artikel saya tentang sepuluh manfaat utama dari pisang bagi kesehatan tubuh di situs Suite101.

Berikut cara saya membuat masker pisang untuk mencerahkan kulit wajah:
  1. Haluskan 1/4 (seperempat) bagian dari 1 (satu) buah pisang (saya menggunakan pisang hijau yang sudah matang benar) dengan sendok (garpu juga bisa).
  2. Balurkan pisang yang sudah halus ke seluruh bagian wajah, kecuali seputar mata dan bibir (untuk ini saya meminta bantuan suami saya). Biarkan selama 15 menit (saya melakukannya sambil berbaring).
  3. Bersihkan wajah dengan air sejuk. Keringkan wajah dengan menepuk-nepukkan handuk dengan perlahan pada wajah.
Sedari awal saya memiliki ekspektasi bahwa khasiat dari masker pisang ini tidak akan muncul secara instan. Tetapi, tepat setelah membilas wajah saya, saya merasakan efek sejuk yang terasa nyaman di wajah saya. Dan entah sugesti atau bukan, wajah saya memang terlihat agak lebih bersih dan cerah setelahnya.

Percobaan pertama ini saya lakukan beberapa saat setelah mencuci wajah saya dengan sabun mandi cair biasa. Mungkin untuk selanjutnya saya akan mencoba memakai masker pisang ini tanpa terlebih dahulu mencuci wajah saya, hanya untuk membandingkan hasilnya.

Karena masker ini disarankan untuk dipakai 2-3 kali dalam seminggu, sudah pasti saya akan mencoba lagi. Update dari percobaan ini akan saya kabarkan terus di blog Pinjam Bumi ini dan via Twitter. Selamat mencoba :)
Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Selama ini umumnya yang menjadi pelaku pelecehan seksual adalah pria dengan korbannya wanita, nah kalau ini yang menjadi pelakunya adalah para wanita cantik yang melampiaskan hasrat seks nya pada murid mereka karena mereka memang berprofesi sebagai guru. Siapa dan apa saja dakwaan pada mereka? Spoiler for pic guru cantik 1: Quote: Heather Shelton.Umur pada saat pelanggaran: 22 Lokasi:


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Perempuan ini takut sama pisang. Fran Dando, perempuan berusia 21 tahun yang bekerja sebagai pengasuh anak mengaku takut sama pisang. Kok bisa ya? Perempuan asal Hastings, East Sussex, Inggris, ini takut berkunjung ke pasar buah dan ketakutan ini dikenal dengan nama bananaphobia. Ia mengaku keringat dingin jika melihat pisang dan bahkan muntah. "Ketakutan itu bermula saat saya berusia 7 tahun.


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island) by Asaborneo Oleh 26-08-2010
Seorang mantan perwira CIA menuduh badan intelijen Israel, Mossad, sedang melakukan aksi memata-matai secara intensif di Amerika Serikat untuk militer dan teknologi sipil dua kegunaan. Philip Giraldi mengatakan klaim Tel Aviv tidak memata-matai di AS hanya dimaksudkan untuk konsumsi media. Giraldi mengatakan lobi Israel yang begitu kuat membuat Washington tidak dapat mengatasi Tel Aviv mengenai


Aug
26
Posted on 26-08-2010
Filed Under (Borneo Island, Malaysia) by Ardiz Oleh 26-08-2010
Pasang Surut Hubungan RI-MalaysiaBenteng Demokrasi Rakyat Indonesia (Bendera) melakukan aksi bakar bendera Malaysia di Sekretariat Bendera, Jalan Diponegoro Jakarta, Selasa (17/8/2010). Pembakaran bendera Malaysia sebagai bentuk protes keras terhadap negeri Jiran Malaysia yang melakukan pengkapan terhadap tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia.

Jakarta - Hubungan dua negera bertetanga, Indonesia-Malaysia, memanas. Ini bukanlah kali pertama. Sejak Presiden pertama Soekarno memimpin, hubungan dua negeri jiran (tetangga) ini tak lepas dari pasang surut dengan bumbu-bumbu konflik di dalamnya.

Kalau diperhatikan, Malaysia memang sering mengawali berulah. Tahun lalu masih jelas di ingatan kita, kapal Malaysia memasuki wilayah perairan Indonesia. Tepatnya pada Juni 2009 silam, kapal tentara Malaysia kepergok memasuki wilayah Ambalat.

Pada saat itu juga, pemerintah melalui Departemen Luar Negeri telah mengirim nota protes ke Malaysia. Nota protes tersebut adalah yang ke-36 kalinya dilayangkan Indonesia sejak tahun 2003.

Setahun kemudian, tepatnya pertengahan Agustus 2010, Malaysia kembali berulah. Tiga petugas dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Riau (Kepri) ditangkap oleh polisi perairan Malaysia. Hiruk pikuk kecaman terhadap Malaysia di dalam negeri pun tak terbendung.

Demonstrasi tiada henti terjadi di depan Kedubes Malaysia di Jakarta dan di beberapa konsulat Malaysia di Tanah Air. Para demonstran mengecam berbagai tindakan Malaysia yang dianggap melecehkan kedaulatan Indonesia.

Di Jakarta, aktivis Bendera menggelar aksi dengan melempari kantor Kedubes AS dengan tinja. Beberapa aktivis Bendera ditangkap polisi akibat aksi ini. Di Malaysia, pelemparan tinja dianggap merupakan penghinaan besar. Kedubes RI di Malaysia pun balik jadi sasaran demo massa.

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah bahkan menyatakan, Malaysia telah hilang kesabaran terkait aksi demonstrasi yang tertuju ke kedutaannya di Jakarta. Dia pun berencana mengeluarkan travel advisory, jika diperlukan.

"Kami akan memantau situasi. Jika perlu, kami akan mengeluarkan sebuah travel advisory," kata Anifah dalam jumpa pers yang digelar, Rabu (25/8/2010) kemarin seperti dilansir The Star.

Meski demikian, menurut Anifah, Malaysia tidak akan melakukan tindakan serupa dengan melempari tinja ke Kedubes Indonesia. Karena ini menyangkut integritas bangsa. Dia pun menyerukan kepada warga Malaysia untuk tidak 'membalas' tindakan-tindakan seperti yang dilakukan oleh demonstran di Indonesia.

Di dalam negeri, pemerintah Indonesia dianggap terlalu lemah dalam berdiplomasi. Meskipun pada akhirnya 3 petugas DKP tersebut dibebaskan, namun disinyalir pembebasan itu merupakan hasil barter dengan Malaysia lantaran dalam waktu yang tak jauh beda, 7 nelayan Malaysia yang masuk wilayah RI juga dibebaskan.

Meskipun anggapan ini dibantah habis-habisan oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, namun hal ini tidak menyurutkan wakil rakyat untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah. Pada Rabu (25/8/2010) kemarin, Menlu Marty Natalegawa dan Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar dipanggil oleh Komisi I DPR untuk menjelaskan masalah ini.

Dalam kesempatan itu, Marty menjelaskan secara rinci perihal penangkapan terhadap 3 petugas DKP Kepri. Marty juga menjelaskan telah mengirimkan nota keberatan kepada Malaysia, meski nota keberatan tersebut dijawab dengan nota keberatan juga lantaran Malaysia menganggap 3 petugas DKP masuk ke wilayah Malaysia.

Agar kasus serupa tidak terus terjadi, Marty berjanji akan mempercepat pembahasan mengenai batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia.

Ada yang puas, juga ada yang tidak puas atas jawaban Marty dan Dai Bachtiar. Ada pula yang menyalahkan Presiden atas lambannya penanganan terhadap WNI yang ditangkap di Malaysia ini.

Isu pun bergulir ke arah pengajuan hak interpelasi kepada Presiden. Partai oposisi, PDI Perjuangan, tentunya sepakat dengan wacana interpelasi. Sementara sebagian anggota koalisi pendukung pemerintah seperti Golkar, juga ada yang sepakat menyuarakan interpelasi.

Kita tunggu saja, apakah masalah kedaulatan Bangsa ini berubah haluan menjadi 'bancakan' politik para politisi di Senayan, atau cukup diselesaikan secara bilateral antara RI dan Malaysia. (anw/ahy)

Sumber: DetikNews (26 Agustus 2010) Borneo