Kemungkinan, akan dibuka lowongan kerja untuk 40 pilot yang dibutuhkan oleh maskapai penerbangan Citilink sehubungan dengan penambahan 4 unit pesawat terbang dalam armadanya.
CITILINK BUTUH 40 PILOT, MAU?
Citilink, unit bisnis Garuda Indonesia, membutuhkan sedikitnya 40 pilot baru untuk mengoperasikan empat unit pesawat tambahan hingga akhir tahun ini. Saat ini ada 59 kadet pilot yang disiapkan untuk mendukung rencana penambahan armada pesawat Citilink, kata Direktur Layanan Strategi dan TI Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan di Medan, Selasa (16/3/2010).
Elisa mengatakan, tenaga pilot di maskapai berbiaya murah ini, sekarang hanya cukup untuk mengoperasikan empat pesawat yang ada, yakni tiga Boeing 737-300 dan satu Boeing 737-400. “Karena itu , untuk mengoperasikan empat pesawat tambahan sejalan dengan perluasan rute penerbangan, maka tahun ini Citilink masih butuh 20 pilot dan 20 co pilot lagi,” ujarnya.
Ia memperkirakan, kebutuhan tenaga pilot bagi maskapai berbasis biaya murah (low cost carrier/LCC) seperti Citilink, akan terus meningkat mengingat pasar LCC di Indonesia berkembang pesat.
Tahun lalu saja, menurut Elisa, dari total 43 juta penumpang angkutan udara domestik sekitar 70 persennya menggunakan maskapai berbiaya murah. Pangsa pasar LCC diperkirakan akan terus naik karena pertumbuhan per tahunnya mencapai 17-20 persen sementara pasar premium hanya tumbuh tiga sampai lima persen per tahun, katanya.
sumber : infopenerbangan.com
Pesawat jet tempur siluman type Sukhoi T-50 akan diproduksi sebanyak 1.000 unit atas kerjasama usaha patungan Rusia dan India.
RUSIA SIAP BUAT 1.000 JET TEMPUR SILUMAN
Rusia akan membuat lebih dari 1.000 jet tempur siluman dalam empat dasawarsa termasuk sedikitnya 200 untuk India. Hal itu diungkapkan pemimpin pabrik pembuat pesawat Sukhoi, Jumat (13/3). Sukhoi telah menguji coba terbang pesawat tempur generasi kelimanya yang lama ditangguhkan itu pada akhir Januari, dan Moskow mengatakan pesawat tersebut akan dapat bersaing dengan saingannya F-22 Raptor buatan AS lebih dari satu dasawarsa lalu. Sukhoi mengatakan mereka mengharapkan jet tempur itu, bernama sandi T-50, akan siap untuk digunakan pada 2015.
Jika anda berbicara mengenai pesawat perang tipe ini, ada pasar pasti bagi pesawat itu jika kita memproduksi lebih dari 1.000 jet, kata direktur Sukhoi Mikhail Pogosyan pada wartawan di sela kunjungan PM Rusia Vladimir Putin ke India. Kami memiliki semua alasan untuk yakin bahwa tidak akan ada persaingan keras di pasar dunia, katanya.
Beberapa pengamat menyatakan rencana Rusia untuk membuat usaha patungan dengan India guna memproduksi jet tempur siluman itu mungkin akan dilihat dengan kuatir oleh tetangga India, Pakistan, dan saingan regional China. Pogosyan menyatakan perjanjian mengenai produksi jet itu dengan India masih dikerjakan dan tidak mengatakan kapan perjanjian tersebut akan ditandatangani.
Saya percaya bahwa lebih dari 200 pesawat akan dikirim ke India. Saya kira kementerian pertahanan (Rusia) akan membeli tidak kurang dari jumlah itu. Sekitar 600 dari pesawat itu akan dijual ke tempat lainnya, tambahnya.
sumber : bandarudara.com
Pesawat terbang amphibi bisa menjadi solusi yang sangat baik sebagai alat transportasi antar pulau di Indonesia.
PT. DIRGANTARA INDONESIA BERKEMAMPUAN BUAT PESAWAT AMPHIBI
Pesawat amphibi mampu dibuat PT DI, kata Al Muzzamil melalui pesan elektronik seusai kunjungan kerja Komisi I DPR ke PT DI, di Bandung, Kamis (11/3). Dia mengatakan pesawat amphibi bisa menjadi solusi bagi negara kepulauan Indonesia karena bisa mendarat di berbagai tempat tanpa hambatan infrastruktur darat. Pesawat amphibi harusnya menjadi solusi Indonesia, baik karena pertimbangan alam kita, maupun dalam konteks pariwisata, keamanan terbang dan hankam wilayah Indonesia yang terpencil, katanya.
Melihat keunggulan pesawat amphibi tersebut, anggota DPR dari Fraksi PKS tersebut menyarankan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengembangkan industri PT DI melalui pesawat amphibi tersebut. Harusnya Presiden melalui Menhan, Menristek, Menteri Negara BUMN dan Mendagri bisa menjembatani para kepala daerah untuk bisa memesan dan membuka jalur transportasi melalui sarana pesawat amphibi tersebut, katanya.
Akan tetapi kondisi neraca finansial perusahaan yang minus menjadi ganjalan serius bagi PT Dirgantara Indonesia untuk melakukan ekspansi yang lebih progresif memproduksi pesawat terbang dan pengerjakan proyek strategis lain di sektor kedirgantaraan.
Dari sisi teknologi cukup membanggakan dan sangat bagus. Dengan potensi itu PTDI sebenarnya bisa melangkah lebih maju lagi. Namun sayang neraca finansial yang minus menjadi beban industri strategis itu untuk melakukan ekspansi yang lebih besar, kata anggota Komisi I DPR Enggartiasto Lukito disela-sela kunjungan Komisi I DPR di PTDI.
sumber : kompas.com
Untuk lebih menentukan masa depan perusahaan, maskapai penerbangan Mandala Airlines telah menunjuk Adrian Hamilton-Manns sebagai Chief Commercial Officer (CCO) yang baru.
MANDALA ANGKAT CCO BARU
Mandala Airlines hari ini menunjuk Adrian Hamilton-Manns sebagai Chief Commercial Officer (CCO). Selanjutnya, Hamilton-Manns akan bertanggung jawab menangani seluruh aktivitas komersial dan memegang peran kunci dalam menentukan arah perkembangan maskapai ini di masa depan.
Siaran pers Mandala kepada Kompas.com, Jumat (12/3/2010) menyebutkan, Presiden Direktur Mandala, Diono Nurjadin menyambut gembira Adrian bergabung ke dalam tim manajemen Mandala. “Pengalaman Adrian yang luar biasa di industri penerbangan dunia akan memperkuat tim komersial secara signifikan dan memposisikan Mandala sebagai maskapai rujukan di Indonesia,” katanya.
Menurut Diono, Mandala telah menunjukkan kinerja operasional yang mengagumkan termasuk kinerja ketepatan waktu (on-time performance) yang sangat baik. Capaian prestasi operasional lainnya juga telah ditunjukkan oleh Mandala, terutama di sisi keselamatan penerbangan dengan diperbolehkannya Mandala terbang ke Eropa oleh Uni Eropa pada Juli 2009 yang lalu. “Saat ini, Mandala merupakan satu-satunya maskapai penerbangan berjadwal milik swasta di Indonesia yang terbebas dari larangan terbang Uni Eropa,” kata Diono. “Kami juga menargetkan untuk segera mendapatkan sertifikasi keselamatan penerbangan internasional dalam waktu dekat ini,” lanjut Diono.
Diono mengakui, berbagai pengakuan internasional akan menjadi batu loncatan dalam melakukan ekspansi rute penerbangan Mandala di masa mendatang. “Kami percaya penunjukkan pakar penerbangan seperti Adrian, yang memiliki kemampuan memimpin dan melakukan inisiasi dalam bidang komersial akan menjadikan Mandala lebih kompetitif lagi menghadapi persaingan di bisnis penerbangan,” tambah Diono.
Sementara Adrian senang menjadi bagian dari tim manajemen internasional Mandala. “Saya akan terus memperluas dan membangun Mandala untuk menjadi maskapai penerbangan nasional pilihan di Indonesia. Kami akan bekerja sama dengan mitra bisnis, agen perjalanan dan korporasi untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bersama Mandala,” kata Adrian.
Sebelum bergabung dengan Mandala, Adrian adalah General Manager Commercial di Pacific Blue Airlines, bagian dari grup Virgin Blue. Adrian telah memegang peran sebagai manajemen kunci di beberapa perusahaan penerbangan internasional, termasuk sebagai Chief Commercial Officer IndiGo di India dan Executive Vice President Commercial di South African Airways.
sumber : kompas.com
Bandara Ngurah Rai, Bali, mendapat bantuan dari Civil Aviation and Safety Authority (CASA) Australia dalam pembuatan safety management system (SMS) manual.
CASA AUSTRALIA BANTU SMS BANDARA NGURAH RAI
Civil Aviation and Safety Authority (CASA) Australia membantu mengembangan keterampilan penyelenggara Bandara Ngurah Rai Bali dalam pembuatan safety management system (SMS) manual. Bantuan CASA terangkum dalam kerangka program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Kegiatan bimbingan teknis penyusunan dan pengembangan aerodrome SMS manual berlangsung mulai 8 -12 Maret 2010 di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali,” tulis siaran pers Ditjen Perhubungan Udara dalam situsnya hari ini.
Program bantuan itu juga bertujuan saling bertukar informasi dan pengalaman dalam membuat manual, hingga menyempurnakan secara berkelanjutan SMS operasi bandara. CASA mengirimkan seorang pakar sebagai instruktur dalam kegiatan itu didampingi beberapa inspektur bandara dari Ditjen Perhubungan Udara. “Penyelenggara bandara Ngurah Rai telah ditetapkan sebagai role model pelaksana aerodrome SMS,” ujar laporan itu.
Wakil Kantor Pusat PT. Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Nguran Rai dan inspektur bandara dari Administrator Bandara Ngurah Rai Bali sebagai pesertanya. Melalui kegiatan itu, diharapkan penyelenggara bandara dapat membuat dan mengembangkan SMS manual, sehingga menunjang tercapainya target pelaksanaan SMS operasi bandara di Indonesia.
sumber : bisnis.com
Terhitung mulai tanggal 15 Maret 2010, Citilink melayani jalur penerbangan Jakarta-Medan (PP) dengan frekuensi penerbangan dua kali sehari..
15 MARET, CITILINK BUKA RUTE JAKARTA-MEDAN
Persaingan penerbangan tarif murah (low cost carrier/LCC) makin ketat di rute penerbangan dengan tingkat pertumbuhan pasar yang besar, seperti Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Medan. Untuk tetap kompetitif, perusahaan jasa penerbangan dituntut meningkatkan inovasi layanan, kenyamanan, dan keselamatan penerbangan serta menawarkan tarif yang murah. Citilink, sebagai jasa penerbangan Garuda Indonesia dengan konsep LCC, pada 2010 siap mengoperasikan delapan aramada tambahan untuk meningkatkan frekuensi penerbangan ke rute dengan frekuensi pasar yang pertumbuhannya cukup besar.
Direktur Strategi dan IT PT Garuda Indonesia (Persero) Elisa Lumbantoruan di Jakarta, Jumat (12/3/2010), mengatakan, pengoperasian delapan armada untuk mendukung pembukaan jalur penerbangan ke Jakarta-Medan-Jakarta dan penambahan frekuensi jalur penerbangan Jakarta-Surabaya-Jakarta. ”Kami akan buka rute penerbangan baru Jakarta-Medan PP mulai 15 Maret 2010 dengan frekuensi penerbangan dua kali sehari,” kata Elisa.
Elisa menjelaskan, rute baru tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan jadwal penerbangan yang cocok, terutama bagi pebisnis, masyarakat yang mengunjungi keluarga, dan para wisatawan. ”Pembukaan rute ini terutama memenuhi kebutuhan transportasi udara masyarakat yang ingin bepergian dengan hemat dan sekaligus nyaman,” katanya.
Rute Jakarta-Medan merupakan rute domestik dengan market terbesar kedua setelah rute Jakata-Surabaya. Tingkat pertumbuhan market untuk rute ini memiliki tren kenaikan yang signifikan setiap tahunnya. Untuk penerbangan Jakarta-Medan, Citilink mengoperasikan empat armada, yakni GA 040-GA 043. Penerbangan GA 040 berangkat setiap pukul 07.00 dari Jakarta, sedangkan GA 042 berangkat setiap pukul 12.30. Sedangkan penerbangan GA 041 berangkat dari Medan setiap hari pukul 09.45 dan pukul 15.15.
Seiring dengan penambahan delapan armada, selain membuka rute baru, Citilink yang home base-nya di Surabaya akan terus mengembangkan rute domestik dan menambah frekuensi penerbangan Jakarta-Surabaya PP dari sebelumnya tiga kali sehari menjadi empat kali sehari. Dengan demikian, perusahaan jasa penerbangan dengan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) rata-rata lebih dari 85 persen itu telah melayani rute dari dan ke Surabaya menuju beberapa kota, seperti Jakarta, Makassar, Balikpapan, Batam, dan Banjarmasin.
Upaya lain sebagai inovasi layanan, ungkap Elisa, Citilink memudahkan proses pembelian tiket berupa pembelian online dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan, ketepatan waktu, serta harga yang terjangkau masyarakat, sesuai dengan semboyan perusahaan, bayar seperlunya.
sumber : kompas.com
Maskapai penerbangan Citilink yang merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia memastikan diri untuk menjadi maskapai dengan tarif penerbangan murah.
CITILINK GARUDA TAWARKAN PENERBANGAN MURAH
Maskapai Citilink, lini bisnis PT Garuda Indonesia, menetapkan diri sebagai maskapai pelayanan minimum (no frills) dengan menawarkan tarif penerbangan murah. Vice President Strategic Business Unit (SBU) Citilink PT Garuda Indonesia Joseph A. Saul mengatakan keputusan itu bertujuan memberi peluang lebih besar kepada masyarakat terbang menggunakan maskapainya. Garuda sudah tetapkan pilihan Citilink melayani penerbangan dengan harga murah tetapi standar safety laiknya Garuda, katanya hari ini.
Dengan penetapan itu, dia menerangkan Citilink dapat menerapkan hingga 85% dari tarif batas atas kepada penumpang tetapi tidak memberikan layanan makan-minum sampai tidak menawarkan hiburan dalam pesawat. Saat ini, dia menjelaskan pihaknya telah menerbangi sejumlah kota seperti Batam, Jakarta, Banjarmasin, Kupang, Mataram dan Balikpapan dan Surabaya menggunakan pesawat Boeing 737 seri 300.
Per 15 Maret lalu, Citilink juga membuka rute Medan-Jakarta-Surabaya pergi-pulang untuk melayani penerbangan terkoneksi di tiga kota itu.
Joseph menuturkan Citilink saat ini mengoperasikan lima pesawat B737-300 dengan rincian tiga pesawat sewa dan dua pesawat milik sendiri yang dihibahkan Garuda.
Salah satu aturan revisi Keputusan Menteri Perhubungan No.9/2002 tentang tarif pesawat kelas ekonomi akan membedakan maskapai berdasarkan tingkat pelayanan maskapai. Kriteria maskapai no frill antara lain tak ada layanan bagasi, jarak antarkursi 29 inchi, tidak ada hiburan dalam pesawat, dan tak ada makan-minum.
Kategori pelayanan medium antara lain jarak antar kursi 29-31 inchi, makanan ringan, bagasi terbatas, sedangkan pelayanan penuh memberikan makan-minum yang lengkap, jarak antar kursi 32 inchi, bagasi hingga 20 kilogram, dan hiburan dalam pesawat.
sumber : bandarudara.com
Jalur penerbangan atau rute pesawat terbang tujuan Denpasar-Dili akan dibuka oleh maskapai penerbangan Batavia Air.
BATAVIA AIR AKAN BUKA RUTE DENPASAR-DILI
Maskapai Batavia Air tahun ini berencana untuk membuka rute reguler Denpasar-Dili (Timor Leste) dengan target isian penumpang mencapai 80%, menggunakan pesawat Airbus 319. Juru bicara Batavia Air Eddy Haryanto mengatakan pihaknya optimistis dapat mencapai target karena adanya potensi pasar yang belum tergarap. “Ada sejumlah rute yang akan buka, domestik maupun ke luar negeri. Yang ke luar negeri rute Denpasar-Dili. Kami yakin load factor bisa mencapai 80%. Rencananya terbang ke sana reguler,” katanya siang ini.
Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Tri S. Sunoko menyarankan sebaiknya Batavia Air terlebih dulu melakukan penerbangan sewa ke Dili, karena hingga saat ini belum ada perjanjian penerbangan antara Pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk penerbangan ke kota itu. “Untuk Dili, belum ada MoU dengan Timor Leste sehingga disarankan untuk charter [sewa],” katanya ketika dihubungi melalui telepon seluler.
Tri memaparkan setiap maskapai dengan izin usaha berjadwal boleh menyewakan pesawatnya, tanpa harus kembali meminta izin usaha charter. “Itu sudah beberapa kali dilakukan oleh maskapai berjadwal. Tidak ada masalah,” jelasnya.
Eddy mengatakan Batavia Air juga berencana untuk membuka rute penerbangan domestik, a.l. rute Jakara-Banda Aceh, Jakarta-Solo, dan Jakarta-Timika.
Tri mengatakan rute domestik yang telah disetujui oleh instansinya adalah Jakarta-Solo. “Untuk Banda Aceh dan Timika, belum ada usulan [dari Batavia Air],” ungkap Tri.
sumber : bisnis.com
Sepanjang tahun lalu ada 8 bandara dibawah pengelolaan PT. Angkasa Pura I yang masih mengalami kerugian. Bandara-bandara tersebut adalah Frans Kaisiepo Biak, Sam Ratulangi Manado, Ahmad Yani Semarang, Adisumarmo Surakarta, Samsudin Noor Banjarmasin, Selaparang Mataram, Pattimura Ambon dan El Tari Kupang.
8 BANDARA ANGKASA PURA I MASIH MERUGI
Sebanyak delapan bandara yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) I masih rugi sepanjang tahun lalu sehingga perseroaan menerapkan subsidi silang. Juru bicara AP I Akhmad Munir mengatakan kedelapan bandara yang merugi yakni Frans Kaisiepo Biak, Sam Ratulangi Manado, Ahmad Yani Semarang, Adisumarmo Surakarta, Samsudin Noor Banjarmasin, Selaparang Mataram, Pattimura Ambon dan El Tari Kupang.
Satu bandara yakni Adisutjipto Yogyakarta masuk kategori bandara BEP [break even point], katanya hari ini. Dia menyatakan empat bandara yang berhasil mencetak laba yakni Bandara Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Hasanuddin Makassar, Sepinggan Balikpapan.
Hingga saat ini, AP I mengelola 13 bandara di wilayah timur Indonesia termasuk mengelola penyelenggaraan navigasi penerbangan di wilayah itu.
Pada tahun ini, Munir menambahkan perseroan akan menggenjot pendapatan dari jasa non-aeronautika setelah pemerintah mengambil alih pengelolaan ATS dengan membentuk Perum Navigasi Penerbangan. Kami memiliki beberapa SBU [strategic business unit] terminal kargo untuk membantu menaikkan pendapatan, imbuhnya.
Dia memperkirakan pengalihan pengelolaan navigasi penerbangan di 13 bandara ke Perum navigasi Penerbangan akan menurunkan pendapatan perseroan sebesar 30%.
sumber : bisnis.com
Jauh-jauh hari, maskapai penerbangan berbiaya rendah, AirAsia, sudah menawarkan promosi liburan Tahun Baru 2011.
MAU HEMAT TERBANG AKHIR TAHUN? BELI TIKET SEKARANG
Memasuki bulan Maret 2010, perusahaan penerbangan berbiaya rendah AirAsia kembali menawarkan promosi liburan Tahun Baru 2011. Alasannya, dengan merencanakan liburan akhir tahun sekarang, para penumpang akan menikmati kursi hemat ke hampir seluruh destinasi milik AirAsia.
AirAsia yang mengklaim sebagai maskapai penerbangan berbiaya rendah ini mempunyai jaringan luas dengan lebih dari 130 rute penerbangan meliputi 70 destinasi, termasuk Asia Tenggara, China, Australia, India dan Eropa. Promosi liburan Tahun Baru 2011 ini hanya berlaku eksklusif untuk pembelian melalui www.airasia.com atau mobile.airasia.com. Periode pembelian mulai dari tanggal 3 Maret sampai 7 Maret 2010 dengan periode terbang mulai 25 September 2010 sampai 13 Februari 2011.
Marketing & Distribution Director AirAsia, Widijastoro mengatakan promosi ini mengajak calon penumpang untuk merencanakan penerbangan jauh-jauh hari. Menurut Widi, saat promo dibuka, harga tiket dibuat serendah mungkin. Semakin dekat dengan hari “H”, harga tiket semakin meningkat. Untuk penumpang AirAsia, kalau mau hemat terbang maka harus memesan tiket sekarang terutama untuk terbang pada bulan Desember 2010, Natal 2010dan Tahun Baru 2011. Kalau mau hemat, beli lah tiket sekarang,” kata Widi kepada Kompas.com, Kamis (4/3/2010).
Bayangkan, lanjut Widi, hematnya promosi ini berlaku untuk hampir seluruh destinasi. Tamu bisa berlibur ke destinasi domestik Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dengan kursi hemat mulai dari Rp 99.000. Bahkan berlibur akhir tahun ke Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Phuket, Ho Chi Minh City, atau Perth bukan lagi impian, kursi hemat bisa dibeli mulai dari Rp 129.000. Untuk destinasi Australia, seperti Gold Coast dan Melbourne, serta destinasi Eropa yaitu ke London, dapat dijangkau melalui Kuala Lumpur.
Seperti dikemukakan Kathleen Tan, Regional Head of Commercial, AirAsia, promosi ini merupakan kesempatan yang bagus untuk memaksimalkan jaringan luas AirAsia, dimana penumpang dapat melakukan perjalanan ke lebih banyak destinasi dengan harga yang sangat hemat. “Sebagai contoh, dengan biaya kurang dari Rp 550.000, Anda dapat pergi ke Phuket, kemudian ke Bangkok untuk menikmati belanja sepuasnya,” katanya. Atau penumpang dapat memilih pergi ke Bali mulai dari Rp 99.000 kemudian melanjutkan perjalanan ke Perth, Australia dengan penerbangan langsung dari Denpasar, mulai dari Rp 249.000.
Berdasarkan catatan pada 3 Maret saja, lanjut Widi, program promo ini sudah terjual sebanyak 250.000 kursi. “Target kita 750.000 kursi hingga 7 Maret,” katanya. Widi menambahkan, bagi calon penumpang AirAsia yang ingin berhemat sekaligus bisa terbang pada periode 25 September 2010 sampai 13 Februari 2011, sekarang lah saatnya untuk membeli tiket.
sumber : kompas.com
Meskipun pemerintah telah membolehkan maskapai penerbangan untuk menggunakan tenaga pilot luar negeri, maskapai Garuda Indonesia tetap gunakan pilot lokal.
GARUDA TAK REKRUT PILOT ASING
VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto, menegaskan bahwa sampai saat ini Garuda tidak akan merekrut pilot asing, meskipun pemerintah sudah memberikan kesempatan maskapai untuk menggunakan pilot-pilot luar negari. “Kami tetap ingin memberdayakan pilot-pilot dalam negeri. Karenanya, kami tidak akan mengambil pilot asing. Kalau pelatihan di Indonesia sudah banyak, mereka juga harus diberdayakan,” ucapnya, Sabtu (6/3/2010).
Demikian juga dengan pengoperasian beberapa pesawat Boeing 777-200 yang akan didatangkan pada 2011. Menurut dia, pilot pesawat supermodern tersebut bisa dicetak dengan pilot lokal. “Kalau pesawat itu sudah akan didatangkan, maka kami akan mengirim pilot untuk ikut pelatihan pilot Boeing 777-200 di luar negeri. Jadi, itu bukan masalah,” pungkas Pujo.
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Hery Bhakti menyatakan, pilot asing masih boleh masuk dan bekerja di maskapai penerbangan nasional. Mereka tidak saja menjadi instruktur, tetapi juga menjadi flight officer atau co-pilot.
sumber : kompas.com
Sehubungan dengan pertumbuhan industri penerbangan nasional yang mencapai angka 10% per tahun, membuat Indonesia membutuhkan 400 s/d 500 orang pilot setiap tahun.
RI BUTUH 500 PILOT PER TAHUN
Indonesia membutuhkan pilot baru sebanyak 400-500 orang per tahun untuk memenuhi kebutuhan maskapai nasional. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S. Gumay mengatakan kebutuhan itu mengacu pertumbuhan penerbangan nasional sebesar 10% per tahun. “Kebutuhan itu mengacu juga asumsi penambahan pesawat maskapai nasional,” katanya dalam wisuda penerbang angkatan 1 Bali International Flight Academy (BIFA), hari ini.
Sampai saat ini, Herry menegaskan sebanyak 7 sekolah penerbang di Indonesia hanya mampu memenuhi 100-120 penerbang per tahun. Untuk itu, Herry menyatakan pihaknya masih menyetujui penggunaan pilot asing sebagai instruktur, hingga pilot guna mencegah krisis pilot. “Tetapi penggunaan pilot asing kami tetap monitor,” ujar dia.
Ke depan, Herry menyampaikan Indonesia tidak hanya pilot yang kurang tapi juga teknisi yang handal. “Dalam jangka panjang harus dimanfaatkan kapasitas dalam negeri,” papar dia. Pada hari ini, BIFA meluluskan sebanyak 21 penerbang angkatan pertama yang kesemuanya langsung diserap maskapai Garuda Indonesia.
sumber : bisnis.com
Untuk memudahkan pembayaran pembelian tiket pesawatnya, maskapai Lion Air telah bekerja sama dengan PT. Bank Bukopin Tbk.
TIKET LION AIR BISA DIBAYAR VIA ATM BUKOPIN
Lion Air dan PT Bank Bukopin Tbk menjalin kerja sama strategis pembayaran tiket melalui anjungan tunai mandiri (ATM). Direktur Keuangan Lion Air Yunita Sastrasanjaya mengatakan kerja sama itu memberikan kemudahan bagi konsumen maskapainya dalam melakukan transaksi pembayaran tiket. Kerja sama dengan bank akan terus ditingkatkan dan dikembangkan secara sinergi sehingga dapat memberikan nilah tambah bagi setiap pihak dan menambah pula keuntungan perusahaan, katanya dalam siaran pers, hari ini.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama dengan Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk, Lamira S Parwedi. Kerja sama sejenis sudah dilakukan dengan beberapa bank lainnya yakni BII, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Niaga, Bank Permata, dan BRI.
Kerja sama saling menguntungkan ini setidaknya dapat meningkatkan jumlah penumpang Lion Air karena luasnya jaringan Bank Bukopin yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Disamping itu, nasabah Bank Bukopin dapat juga meningkat karena jumlah penumpang Lion Air yang setiap tahunnya bertambah cukup signifikan.
Lamira menambahkan kerja sama yang terjalin antara Bank Bukopin dengan Lion Air, diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak dan dapat terus dikembangkan melalui beberapa kerja sama strategis lainnya. Dengan jaringan Bank Bukopin yang tersebar luas dan infrastruktur yang mendukung, diharapkan akan lebih mudah dijangkau, ungkapnya.(yn)
sumber : bisnis.com
Maskapai penerbangan PT. Merpati Nusantara Airlines membutuhkan suntikan dana sebesar Rp.2 triliun untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaannya.
MERPATI MASIH BUTUH SUNTIKAN DANA
PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) masih membutuhkan suntikan dana hingga Rp 2 triliun, demi menyehatkan kinerja keuangan perseroan. “Merpati masih butuh pendanaan hinga Rp 2 triliun, meski restrukturisasi perusahaan itu sudah rampung,” kata Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Boyke Mukizat, di Jakarta, Rabu (3/3).
Menurut Boyke, jumlah utang Merpati masih sangat signifikan, sehingga perusahaan masih belum leluasa untuk mengembangkan bisnisnya. Meskipun sudah mendapat suntikan dana Rp 300 miliar pada tahun lalu, perusahaan penerbangan pelat merah ini masih membutuhkan investasi dana untuk mengembangkan perusahaan.
Dari sisi operasional, diutarakan Boyke, Merpati membutuhkan setidaknya 16 pesawat untuk memperkukuh posisi perusahaan yang fokus menerbangi wilayah Indonesia bagian Timur. Sudah ada kesepakatan dengan Xian Aircraft, untuk mendatangkan 16 pesawat jenis MA-60 dari China, dengan nilai per pesawat 15 juta dolar AS. “Pembelian pesawat itu dilakukan dengan pendekatan “g to g” (antar-pemerintah/ goverment to government),” katanya..
Menurut Boyke, tahapan pemulihan kinerja keuangan Merpati terus dilanjutkan, karena suntikan dana masih sebatas menutupi sebagian utang, termasuk untuk membayar pesangon karyawan yang dirumahkan. “Pertumbuhan pendapatan Merpati sudah positif, namun beban utang masih besar sehingga belum bisa membukukan laba bersih,” ujarnya.
Hingga kini ditambahkan Boyke, Merpati masih menyisakan utang kepada PT Pertamina, PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II. Cara lain yang bisa ditempuh, menurut Boyke adalah perusahaan mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
sumber : gatra.com
PT. Garuda Indonesia berhasil memperoleh predikat maskapai penerbangan bintang empat dari lembaga swasta pemeringkat maskapai penerbangan dunia, Skytrax.
GARUDA MASKAPAI BINTANG EMPAT
Lembaga swasta pemeringkat maskapai penerbangan dunia, Skytrax, menilai PT Garuda Indonesia sejak akhir tahun 2009 telah berhasil meningkatkan peringkat layanannya dari maskapai bintang tiga menjadi empat. “Ini hasil transformasi bisnis dan berbagai upaya perbaikan di bidang operasi, manajemen, SDM, dan keuangan, serta layanan, sejak 2005,” kata Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia, Pujobroto, di Jakarta, Rabu (27/1).
Perubahan yang dimaksud, lanjut Pujobroto, pihaknya telah berhasil meningkatkan keuntungan dari Rp 67 miliar menjadi Rp 669 miliar pada 2008 dan menjadi maskapai penerbangan bersertifikasi IOSA (IATA Operational Safety Audit) pada tahun yang sama. Peningkatan peringkat layanan ini sesuai dengan hasil audit yang dilaksanakan oleh Skytrax sejak Oktober 2009 pada beberapa rute penerbangan Garuda Indonesia seperti Singapura, Melbourne, Beijing, Denpasar (Bali), Jakarta, Perth, Sydney, Hongkong, dan Seoul.
Skytrax merupakan sebuah lembaga swasta pemeringkat maskapai penerbangan dunia yang berkedudukan di London, Inggris, yang berdiri sejak tahun 1989. Skytrax memiliki kemampuan dalam melakukan analisa dan studi riset peningkatan layanan terhadap keseluruhan industri penerbangan termasuk bandara udara.
Saat ini, Sky Trax merupakan satu-satunya lembaga pemeringkat internasional yang menjadi acuan seluruh maskapai penerbangan internasional. Acara penyerahan sertifikatnya dilakukan oleh CEO Skytrax Edward M Pleisted kepada Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Dengan demikian, hingga saat ini Garuda Indonesia merupakan salah satu dari hanya 27 maskapai penerbangan dunia yang menyandang peringkat bintang empat dari sebanyak 210 maskapai penerbangan dunia.
Garuda juga telah melakukan berbagai upaya dan strategi peningkatan service dan layanan misalnya melalui penataan dan penyusunan konsep layanan secara terfokus dan pencanangan konsep layanan berbasis akar kebudayaan Indonesia “Garuda Indonesia Experience”, program revitalisasi dan pengembangan armada berupa penambahan 50 pesawat baru Boeing 737-800NG, 4 A330-200 dan refurbishment pesawat A330-300.
Pada tahun 2010, maskapai ini juga akan mendatangkan sebanyak 24 pesawat yang terdiri dari 23 pesawat B-737-800NG dan satu pesawat Airbus 330-200, serta membuka 10 rute baru di domestik dan internasional untuk memenuhi tuntutan kebutuhan para pengguna jasa yang semakin meningkat. Garuda Indonesia juga telah menyusun konsep pengembangan perusahaan hingga tahun 2014 (Program Quantum Leap) seperti peningkatan jumlah pesawat menjadi 116 pesawat dari 67 pesawat saat ini, peningkatan jumlah frekuensi saat ini dari 1700 menjadi 3000 per minggu dan peningkatan jumlah penumpang dari 10,3 juta menjadi 27,6 juta penumpang per tahun.
Selain itu, juga peningkatan pendapatan operasi dari Rp 18,1 triliun menjadi Rp 57,6 triliun, serta rencana peningkatan laba bersih dari Rp 669 miliar pada 2008 menjadi Rp 3,757 triliun pada 2014.
sumber : gatra.com
Jusuf Kalla mengusulkan agar pesawat terbang kepresidenan dikelola oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia atau PT. Pelita Air Service.
PESAWAT KEPRESIDENAN DIKELOLA GARUDA
Mantan wakil presiden Jusuf Kalla mengusulkan, jika pemerintah jadi membeli pesawat kepresidenan, maka pengelolaan operasionalnya sebaiknya diserahkan ke PT Garuda Indonesia atau PT Pelita Air Service. “Kalau memang dibeli, pesawat kepresidenan itu sebaiknya diserahkan operasionalnya ke PT Garuda atau PT Pelita,” kata Kalla di Jakarta, Senin (8/2).
Pernyataan Kalla tersebut diungkapkan menanggapi pertanyaan seputar rencana pembelian pesawat kepresidenan oleh pemerintah. Lebih lanjut Kalla menjelaskan, selain biaya pembelian pesawat yang mahal maka akan ada biaya operasional dan perawatan yang mahal. Oleh karena itu, tambahnya, akan lebih efisien jika diserahkan ke PT Garuda Indonesia atau PT Pelita Air Service.
Kalla juga menjelaskan, pada tahun 2007, muncul usulan untuk membeli pesawat kepresidenan. Usulan itu dilatarbelakangi mahalnya biaya sewa pesawat kepresidenan yang hingga sekitar Rp.250 juta per jamnya. “Waktu itu solusi yang saya usulkan bukan membeli pesawat, tetapi kita minta Garuda atau Pelita membeli dan kita nanti menyewanya,” kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.
Menurutnya, pada tahun 2007, sebenarnya rencana tersebut sudah dijalankan oleh PT Pelita Air Service di bawah pimpinan Samudra Sukardi. Kalla menuturkan, saat itu sudah ada kecocokan untuk membeli pesawat bekas jenis Airbus A320 dengan harga hanya sekitar 35-40 juta dolar AS. “Pelita waktu itu sudah bayar tanda jadi sebesar Rp 1 miliar dan sudah kirimkan pilot serta awaknya untuk dilatih di Perancis,” kata Kalla.
Menurut perhitungan, dengan pola seperti itu, yakni pesawat yang beli PT Pelita, Sekretariat Negara tinggal menyewa jika akan digunakan presiden atau wakil presiden, maka harga sewanya menjadi lebih murah, yakni hanya sekitar Rp 100 juta per jam.
Namun, kata Kalla, tiba-tiba saja rencana tersebut dibatalkan. “Waktu itu tiba-tiba dibatalkan. Saya tidak tahu siapa yang membatalkannya,” katanya heran. Lantas, Kalla mengaku lebih merasa heran lagi, ketika saat ini muncul pemberitaan rencana pembelian pesawat kepresidenan baru.
sumber : gatra.com
Untuk kesekian kalinya penumpang pesawat terbang dari bandara Malaysia ditangkap petugas Bandara Polonia karena menyelundupkan narkotika.
PETUGAS BANDARA MALAYSIA KEMBALI KECOLONGAN
Petugas Bea dan Cukai Kantor Pelayanan Polonia, Medan menemukan 322 gram sabu yang dibawa seorang penumpang pesawat dari Malaysia berinisial MBZ , Rabu (3/3/2010), di Bandara Polonia, Medan. Kasus ini berkali-kali terjadi di Bandara Polonia. Untuk kesekian kalinya, Petugas Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Polonia, Medan kembali menangkap penumpang pesawat dari Malaysia yang membawa narkotika. Kejadian yang berulang kali ini memicu protes petugas. Pengamanan di sejumlah bandara di Malaysia dinilai terlalu longgar sehingga barang terlarang tersebut lolos dari pantauan petugas.
“Jika di Polonia berhasil kami tangkap, mengapa di Malaysia bisa lolos?,” kata Kepala Divisi Pelayanan Operasional Bandara Polonia, Youhanes Gaffar, Rabu (3/3/2010) di Medan. Menurutnya prosedur pengamanan barang terlarang di seluruh bandara internasioal tidak jauh berbeda. Begitupun dengan peralatan yang tersedia. Protes pengelola Bandara Polonia Medan ini kembali muncul setelah petugas Bea dan Cukai menangkap seorang penumpang pesawat AirAsia berinisial MBZ yang membawa 322 gram sabu.
Terungkapnya kasus ini bukan sekali terjadi di Polonia. Di awal tahun ini saja, telah terjadi dua kali kasus serupa. Sebelumnya petugas Bea dan Cukai menangkap seorang perempuan yang juga penumpang pesawat dari Malaysia pada 9 Februari lalu. Perempuan berinisial Id ini kedapatan membawa 400 gram sabu. Kasus serupa ini terjadi lima kali sepanjang tahun 2009.
Gaffar mengatakan sudah mengirim surat protes dua kali ke Malaysia. Surat ini ditujukan ke sejumlah pengelola bandara di negeri tetangga itu. Gaffar berencana mengirim surat protes lagi ke otoritas bandara di Malaysia terkait hal ini.
Sejumlah kota di Malaysia mempunyai rute penerbangan ke Medan yaitu Kuala Lumpur dan Penang. Setiap hari, setidaknya terdapat sembilan kali jadwal keberangkatan dan sembilan kali kedatangan yang dilayani oleh lima maskapai penerbangan.
sumber : kompas.com
Untuk mengganti pesawat tempur OV-10 yang tidak digunakan lagi sejak tahun 2007, TNI berencana untuk membeli pesawat tempur Super Tucano buatan Brazil.
TNI AKAN BELI PESAWAT TEMPUR BUATAN BRAZIL
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan TNI AU berencana membeli satu squadron (16 unit) pesawat tempur Super Tucano buatan Brazil sebagai pengganti pesawat tempur OV-10 yang telah dikandangkan sejak tahun 2007. Dikatakan Imam, pembelian pesawat Super Tucano ini membutuhkan anggaran US$250 juta. Pada awalnya dianggarkan hanya US$200 juta, tapi karena informasi dari produsen harganya naik maka anggarannya tidak cukup US$13 juta per unit. Karena itu, TNI AU mengusulkan tambahan anggaran US$50 juta tahun 2010 sehingga total anggaran menjadi US$250 juta, kata Imam saat Rapat Kerja dengan Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Agus Suhartono, Wakil Menhan, Jenderal TNI Sjafrie Sjamsuddin, dan Wakil Kasad Letjen TNI Yohanes Suryo Prabowo yang digelar di ruang Komisi I DPR Senayan Jakarta, Senin (22/2). Kasau menjelaskan, rencana pembelian pesawat Super Tucano ini telah diprogram dalam dua tahun anggaran yaitu tahun 2009 dianggarkan US$148 juta dan tahun 2010 sebanyak US$52 juta.
Menurut Imam, keunggulan pesawat jenis super tucano ini tidak hanya lebih murah dibandingkan dengan pesawat tempur jenis F-16, akan tetapi paling murah biaya operasinya. Untuk satu jam operasi pesawat Super Tucano hanya membutuhkan US$70. Saya berharap Komisi I DPR, Menhan dan Panglima TNI bisa mendukung realisasi lebih cepat pembelian pesawat Super Tucano tahun 2010 ini, katanya.
Kasau juga menjelaskan, pesawat Super Tucano ini merupakan pesawat tempur taktis yang berfungsi sebagai counter insurgency, dan sebagai pesawat remote air control (pesawat kontrol udara). Artinya, apabila ada pesawat yang lebih kencang seperti F-16 bisa memberitahu sasarannya. Keunggulan lainnya, kata Kasau, pesawat Super Tucano mampu membawa amunisi minimal 1500 kilo gram. Selain itu, pesawat Super Tucano juga digunakan oleh banyak negara termasuk AS. Pesawat Super Tucano juga lebih unggul karena bisa beroperasi minimal tiga jam.
Di Brazil, menurut Kasau, pesawat Super Tucano ini berhasil mengurangi illegal logging, trafficking. Spesifikasi pesawat tempur Super Tucano ini lebih baik dan lebih besar. Digunakan sebagai pesawat tempur taktis dan counter insurgency serta remote air control, dan juga akan digunakan sebagai pesawat intai, katanya.
Kasau menambahkan, proses pembelian pesawat Super Tucano sudah berjalan sejak 2007, dan proses pengumuman juga sudah berjalan. TNI AU termasuk Komisi I DPR periode 2004-2009 sudah melakukan peninjauan di pabriknya pada Februari 2007. Menurutnya, TNI AU sangat membutuhkan pembelian pesawat temput jenis Super Tucano untuk menggantikan pesawat temput jenis OV-10 yang dikandangkan setelah ada kecelakaan pada 4 Oktober 2007.
sumber : bandarudara.com
Menbudpar mendesak agar perluasan Bandara Ngurah Rai di Bali dapat segera dilaksanakan agar bisa mengantisipasi jumlah penerbangan wisatawan yang makin meningkat.
PERLUASAN BANDARA BALI DIPERCEPAT
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik mendesak proyek perluasan Bandara Ngurah Rai, Bali segera dilaksanakan. “Jangan ditunda-tunda lagi. Apalagi kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun semakin meningkat,”tandas Wacik di sela-sela peluncuran buku Ngurah Rai Airport Bali-Gateway to Paradise 1930-2010 di Kuta, Bali, Minggu (28/2) lalu. Dia mengaku sudah menerima laporan soal desain perluasan bandara di antaranya memuat arsitektur bernuansa Bali untuk membedakan dengan bandara lainnya.
“Kawasan bandara juga dikurangi untuk areal komersial seperti pertokoan dan lainnya. Kalau mau belanja, ke Sukawati saja biar belanja langsung kepada rakyat,”imbuh Wacik. Namun,dia mengingatkan agar perluasan bandara harus diimbangi dengan peningkatan layanan lainnya di antaranya imigrasi, taksi, dan toilet. “Ingat, survei menyebutkan 70% orang turun dari pesawat, tempat pertama yang dicari adalah toilet. Jangan sampai orang yang jauh-jauh terbang dari Eropa, begitu turun di Bandara Ngurah Rai mengeluhkan kotornya toilet,”tandas Wacik. Wacik mengaku optimistis perluasan bandara tersebut akan menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Bali dan destinasi lainnya di Indonesia.
Dalam dua bulan terakhir ini saja kunjungan wisatawan ke Bali sudah naik 3-4% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.“Jika perbaikan dan perluasan bandara sudah dilakukan, saya yakin wisatawan semakin sering datang ke Bali,”ungkapnya. Direktur Angkasa Pura (AP) I Bambang Darwoto mengaku, proyek perluasan bandara masih menunggu rekomendasi Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung.
Rekomendasi itu diperlukan sebagai salah satu syarat turunnya izin dari Menteri Perhubungan Freddy Numberi. “Begitu izin turun, kami akan segera melakukan tender, dan sebulan kemudian sudah bisa dimulai pengerjaan fisiknya,”kata dia. Dia mengaku, perluasan bandara meliputi terminal internasional dan domestik serta sejumlah areal lainnya seperti aprondanrunway yang mencapai 120.000 meter persegi (m2) dengan menelan dana Rp1,7 triliun.
“Dengan perluasan itu,Bandara Ngurah Rai akan mampu menampung 20 juta penumpang dari kapasitas yang ada saat ini,hanya 2 juta penumpang.” Bambang menyatakan, perluasan bandara tidak disertai pembebasan lahan warga, tetapi dengan menggusur 170 rumah pegawai AP I. Sedangkan soal infrastruktur pendukung seperti jalan merupakan tanggung jawab Pemprov Bali. “Pemprov Bali harus segera memikirkan masalah infrastruktur jalan. Kalau jalan belum diperbaiki,tentu akan terjadi kemacetan luar biasa.
sumber : infopenerbangan.com
2 Pesawat jet tempur jenis F-5S milik Angkatan Udara Korea Selatan dilaporkan mengalami insiden bertabrakan di udara setelah keberadaannya tidak terpantau radar.
DUA JET TEMPUR KORSEL BERTABRAKAN
Dua jet tempur Korea Selatan (Korsel) bertabrakan di atas sebuah gunung, ketika melakukan latihan rutin, terbang di dekat pangkalan di bagian pesisir timur. Demikian keterangan para perwira militer, Senin (1/3). “Jet F-5s dengan tiga pilot di dalamnya dilaporkan hilang dari radar lima menit setelah meninggalkan landasan pangkalan Gangneung, 160 kilometer sebelah timur Seoul,” kata Kementerian Pertahanan.
“Kami yakin dua jet tempur itu bertabrakan di atas sebuah gunung sebelah barat pangkalan itu,” kata seorang jurubicara Angkata Udara Korsel kepada AFP. Disebutkan, nasib para pilot belum diketahui. Kementerian itu mengatakan, pihaknya akan menjelaskan secara rinci setelah regu penyelamat menemukan reruntuhan pesawat militer tersebut.
Tabrakan pesawat itu merupakan kedua kalinya kurang dari dua tahun setelah dua jet tempur F-5Es bertabrakan di sebelah timur laut Seoul pada November 2008. Tahun pembuatan dua jet tempur itu belum diketahui. Jet F-5 itu pernah menjalani pemeriksaan di AS pada 1960-an.
Sementara itu, tahun lalu sebuah pesawat jet tempur F-16 Korsel jatuh di Laut Kuning, namun pilotnya meloncat ke luar dengan selamat sebelum pesawat itu jatuh. Pesawat jet F-16 milik angkatan udara itu jatuh di laut pesisir barat pada sekitar pukul 12:07 waktu setempat. Sebab-sebab terjadinya kecelakaan jet tempur F-16 itu tidak dipublikasikan.
sumber : gatra.com
Pada bulan Januari 2010 penumpang pesawat untuk penerbangan domestik dan penerbangan internasional mengalami penurunan jumlah.
JUMLAH PENUMPANG UDARA TURUN 4%-10% DI JANUARI
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang udara pada Januari 2010 di sejumlah bandara turun 4% sampai 10% dibanding Desember 2009. Kepala BPS Rusman Heriawan bilang, penurunan penumpang tersebut terjadi tidak hanya untuk penerbangan domestik tetapi juga untuk penerbangan internasional. “Penumpang angkutan udara domestik pada Januari 2010 mencapai 3,3 juta orang atau turun 4,17% dibanding bulan sebelumnya,” ujar Rusman, Senin (1/3).
Menurut Rusman, penurunan jumlah penumpang terjadi di semua bandara yang diamati BPS. Kecuali Bandara Hasanuddin-Makassar yang naik 51,04% dari angka 115.800 penumpang pada Desember 2009 menjadi 174.900 penumpang pada Januari lalu. Serta di bandara Polonia-Medan yang naik 11,74% dari 186.600 penumpang pada Desember 2009 menjadi 208.500 penumpang di Januari 2010. “Sementara untuk Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Juanda-Surabaya dan Ngurah Rai-Bali masing-masing turun 9,02%, 6,99% dan 1,85%,” lanjutnya.
Penumpang domestik di Soekarno-Hatta turun dari 1,29 juta penumpang menjadi 1,17 juta penumpang. Kemudian Bandara Juanda-Surabaya turun dari 418.000 penumpang menjadi 388.800 penumpang. Terakhir penumpang di bandara Ngurah Rai-Bali turun dari 211.200 penumpang menjadi 207.300 penumpang.
Sementara, jumlah penumpang udara internasional secara keseluruhan turun 10,09% dari angka 787.800 penumpang di akhir 2009 menjadi 708.300 penumpang diawal 2010 ini. Penurunan terbesar terjadi di bandara Soekarno Hatta-Jakarta sebesar 19,01%, dari 392.500 penumpang pada Desember 2009 menjadi 317.900 penumpang di Januari 2010. Namun, tren positif tertinggi justru tercatat di bandara Hasanuddin-Makassar sebesar 31,5% dari angka 1.900 penumpang menjadi 2.500 penumpang.
sumber : infopenerbangan.com
Setelah siap memasuki Bursa Efek Indonesia, maskapai penerbangan Garuda Indonesia mentargetkan pertumbuhan bisnisnya hingga diatas 10% untuk tahun 2010.
GARUDA TARGETKAN BISNIS TUMBUH DIATAS 10%
PT Garuda Indonesia (Persero), calon emiten Bursa Efek Indonesia, menargetkan pertumbuhan bisnis di atas 10% selama 2010. Direktur Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan menuturkan kinerja itu didorong oleh pendapatan dari penerbangan dari nasional maupun regional. “Kami menargetkan pertumbuhan 10% tidak hanya untuk pendapatan, namun juga laba bersih,” ujarnya hari ini.
Selama 2009, pendapatan Garuda mencapai Rp19 triliun dan laba bersih Rp1 triliun. Dengan mengacu pada jumlah tersebut, pendapatan maskapai penerbangan ini bisa di level Rp20,9 triliun dan laba bersih Rp1,1 triliun. Salah satu sumber pendapatan perseroan adalah layanan korporasi, yang selama tahun ini dipatok menyumbangkan pendapatan Rp2 triliun.
Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar baru-baru ini mengatakan target itu naik dibandingkan dengan pencapaian pendapatan dari layanan korporasi Rp600 miliar tahun lalu. “Garuda menetapkan target pendapatan corporate sales Rp2 triliun dengan target 750 corporate partner,” katanya.
Garuda Indonesia akan melaksanakan penawaran saham perdana publik (initial public offering/IPO) pada kuartal II tahun ini dengan target perolehan dana Rp3 triliun—Rp4 triliun. Terkait dengan IPO, Garuda Indonesia mulai membuka tender untuk underwriter dalam rangka IPO pada pekan ini. Elisa Lumbantoruan menambahkan pihaknya mulai mengundang perusahaan sekuritas untuk membantu pelepasan saham ke pasar, setelah sebelumnya merampungkan sejumlah persyaratan.
sumber : infopenerbangan.com
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membantah memanfaatkan melonjaknya jumlah penumpang pesawat terbang dengan menaikkan harga tiket.
GARUDA BANTAH PERMAINKAN HARGA TIKET
General Manager Garuda Indonesia Cabang Makassar, Rismondari, Jumat (26/2/2010) membantah adanya anggapan kalau melakukan permainan harga tiket di saat kondisi high season. “Sebetulnya tidak ada airline yang permainkan harga seperti di saat pesawat penuh, harga mencekik,” ucapnya. Menurutnya beberapa maskapai penerbangan hanya memberlakukan sistem tarif yang dikenal dengan harga subclasses, yakni pembagian kategori tarif penerbagan dalam kelas ekonomi yang berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan di seluruh dunia.
Ada beberapa harga tiket yang dibuka pihak airline dengan tarif khusus, biasanya konsumen diikat dengan ketentuan dalam kondisi tertentu untuk bisa mengakses harga tiket khusus tersebut. “Memang tarif ini diberlakukan dengan ketentuan-ketentuan khusus, semakin murah maka ikatan konsumen semakin ketat,” ucapnya.
Dia mengaku, harga-harga khusus ini yang belum banyak diketahui konsumen, akibat kurangnya sosialisasi dari pihak agen-agen penjualan. “Bagian tiketing seharusnya menyampaikan hal itu, hanya saja penumpang biasa menggunakan media lain, sehingga pesan yang disampaikan itu tidak sampai ke pangguna,” ungkapnya.
Dia menambahkan, pemberlakuan sistem subclases ini biasanya dimanfaatkan pihak maskapai penerbangan untuk memberikan kemudahan kepada konsumen memperoleh harga khusus di saat low season. “Harga khusus ini mengikuti hukum permintaan, kalau lagi low season kuota harganya dibuka lebih banyak,” ucapnya.
Sementara itu, sejumlah penumpang maskapai penerbangan di Makassar mengeluhkan harga tiket pesawat yang melonjak menjelang musim libur panjang minggu ini. Warga kecamatan panakukang Makassar, Canny Watae mengaku kesulitan memperoleh tiket untuk balik ke Jakarta, adapun tiket yang diperoleh harganya mahal. “Long weekend. Harga tiket juga ikut-akutan naik, terpaksa saya harus menetap sementara disini,” keluhnya. Dia mengaku, terpaksa memutuskan libur akhir pekan di Makassar di sebabkan tiket murah sulit diperoleh dalam kondisi seperti ini disebabkan harga tiket naik.
sumber : kompas.com
Pesawat terbang Garuda Indonesia dengan rute penerbangan Jakarta-Batam alami gangguan teknis di Bandara Soekarno-Hatta.
GARUDA: PILOT MINTA DICEK DAN DIGANTI STARTER ENGINE
Pesawat Garuda Indonesia (GA) 152 tujuan Jakarta-Batam batal take off dan balik ke apron di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Alasannya, pilot meminta dicek starter engine-nya.
“Saat mau berangkat pilot merasa perlu dilakukan pengecekan lagi karena ada sesuatu. Lalu dilakukan penggantian starter engine,” ujar Vice President Corporate Secretary Garuda Pujobroto ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (27/2/2010).
Pujo menambahkan, penggantian starter engine pun membutuhkan waktu antara 15-30 menit. Garuda yang sedianya berangkat pukul 10.45 WIB itu pun akhirnya bisa berangkat kembali pukul 12.15 WIB.
Sebelumnya diberitakan GA 152 yang mengangkut Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf balik ke apron (return to apron/RTA) pukul 11.30 WIB.
sumber : detik.com
Maskapai Garuda Indonesia pasang target untuk mendapatkan predikat bintang lima dalam hal kualitas pelayanan penerbangan internasional dari Skytrax.
KEJAR BINTANG LIMA, GARUDA “GO PUBLIC” TAHUN INI
Saat ini maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi menjadi mendapatkan predikat bintang empat versi Skytrax dalam hal kualitas pelayanan penerbangan internasional. Untuk mencapai target bintang lima pada 2014, tahun ini Garuda siap menerapkan sistem initial public offering (IPO) alias go public atau penawaran saham perdana ke publik.
“IPO tahun ini dipastikan berjalan. Diharapkan, dengan IPO bisa diperoleh tambahan modal untuk investasi dan pengembangan usaha,” ujar Direktur SDM dan Umum PT Garuda Indonesia (Persero) Achirina Soetjitro saat dikonfirmasi, Jumat (26/2/2010). Dengan IPO, kata Achirina, perusahaan bisa lebih transparan dan profesional mengingat pemegang sahamnya adalah masyarakat.
Tambahan modal yang diperoleh, lanjut dia, bisa dimanfaatkan untuk pengembangan SDM dan penggantian interior Airbus 330-300 seperti Airbus 330-200. Ia menuturkan, pada tahun ini pula pihaknya membutuhkan banyak tambahan pilot, pramugari, dan cabin crew. Kalau tahun 2009, Garuda sudah mendapatkan tambahan 500 orang cabin crew, tahun ini masih terus menambah dengan angka yang sama.
Untuk pilot, tahun 2009 telah ada 120 pilot baru dan sekarang juga masih dibutuhkan. “Untuk pilot tambahan, selain dari transfer, akan kami tambah pilot baru dari sekolah pilot yang ada di Curug dan Bali,” tuturnya.
sumber : infopenerbangan.com